11. Kelemahan Perkreditan Barang berbasis
syariah adalah bahwa dengan sistem ini
terlalu berprasangka baik kepada semua nasabahnya dan berasumsi bahwa semua
orang yang terlibat dalam perkreditan barang berbasis syariah adalah jujur.Dengan
demikian perkreditan ini sangat rawan terhadap mereka yang beritikad tidak
baik, sehingga diperlukan usaha tambahan untuk mengawasi nasabah yang menerima
pembiayaan dari Perkreditan Barang berbasis syariah.
22. sistem bagi hasil memerlukan
perhitungan-perhitungan yang rumit terutama dalam menghitung bagian laba nasabah
yang kecil-kecil dan yang nilai simpanan Investor. Dengan demikian kemungkinan
salah hitung setiap saat bisa terjadi sehingga diperlukan kecermatan yang lebih
besar dari Perkreditan konvensional.
33. Karena Perkreditan Barang ini membawa
misi bagi hasil yang adil,maka Perkreditan Barang dengan merujuk syariat Islam
lebih memerlukan tenaga-tenaga profesional yang andal dari pada perkreditan
pada umumnya atau konvensional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar